Selasa, 29 November 2016

KULINER BAKPIA PATHOK

KULINER BAKPIA PATHOK


Bakpia Pathok, begitu anda mendengar nama kuliner yang satu ini pasti pikiran anda akan langsung tertuju ke satu kota yaitu Yogyakarta. Namun, yang perlu anda ketahui, Bakpia sebenarnya bukanlah makanan yang berasal asli dari Yogyakarta, melainkan berasal dari China.

Ya, Bakpia. Makanan ini terbuat dari tepung terigu yang dipanggang dengan isian berupa kacang hijau tumbuk yang dicampur gula. Salah satu jenis bakpia yang terkenal di Jogja adalah Bakpia Pathuk/Pathok. Bakpia sendiri berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang secara harfiah berarti kue atau roti yang berisikan daging. Di Indonesia sendiri, makanan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.


SEJARAH BAKPIA PATHOK

SEJARAH BAKPIA PATHOK

Bakpia diadopsi dari makanan khas Cina jika melihat dari asal usul sejarahnya, namun seiring dengan perkembangannya jenis isian bakpia sendiri disesuaikan dengan budaya Indonesia seperti dengan menggantinya dengan kacang hijau. Dan kini, jenis isian Bakpia ada yang dikembangkan dengan beraneka macam rasa seperti keju, cokelat, kumbu hijau dan kumbu hitam.
Bakpia yang cukup dikenal salah satunya berasal dari daerah Pathuk (Pathok), Yogyakarta, sehingga dikenal dengan sebutan Bakpia Pathuk. Mengingat masyarakat Yogyakarta mayoritas beragama Islam, pada perkembangannya, isi bakpia yang semula daging babi pun diubah menjadi kacang hijau. Kemudian rasa-rasa dari bakpia dikembangkan menjadi cokelat, keju, kumbu hijau, dan kumbu hitam.


Di kampung Pathuk, dulunya penduduk tidak mengenal istilah “merek”, sehingga bakpia yang dijual hingga saat ini berlabel “nomor rumah produsen”, misalnya nomor 75, 25, 531, 125, dan lain sebagainya. Lalu muncul beberapa merek bakpia yang bukan dari nomor rumah, seperti Djava, Ayu, Vista, dan lain-lain.
Lezatnya rasa bakpia menjadikan kue ini menjadi salah satu favorit para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Bakpia bisa didapatkan di toko bakpia atau toko yang menjual oleh-oleh khas Yogyakarta.

BAKPIA PATHOK YANG TERKENAL DI JOGJA

BAKPIA PATHOK YANG TERKENAL DI JOGJA


Ternyata, bukan hanya warga Pathuk, Yogyakarta saja yang menjadi produsen bakpia. Sekitar tahun 70-an, ada seseorang yang bernama Nitigurnito yang berprofesi sebagai produsen bakpia dari daerah Tamansari, Yogyakarta. Ia membuat Bakpia yang berbeda dengan buatan warga Pathuk, Nitigurnito membuat Bakpia dengan lapisan kulit yang lebih tebal dan berwarna putih, serta bagian tengah yang kecoklatan karena hasil panggangan. Sedangkan Bakpia Pathuk memiliki tekstur yang renyah dengan kulit lebih tipis dan mudah rontok.


Tak butuh waktu lama bagi masyarakat sekitar tempat tinggal Nitigurnito untuk memproduksi dan membuka toko Bakpia seperti dirinya, bahkan bagi warga Yogyakarta, Bakpia Tamansari lah yang dianggap sebagai Bakpia khas Yogyakarta. Sayangnya, tak butuh waktu yang lama bagi toko-toko Bakpia di daerah Tamansari mengalami keterpurukan sehingga tak meninggalkan sisa sedikit pun. Banyak kemungkinan yang menjadikan Bakpia Tamansari tidak berkembang salah satunya tingkat promosi daerah yang kurang dan jauh dari jangkauan kawasan pariwisata.
Berbeda dengan Bakpia Pathuk, berhubung Bakpia Pathuk banyak dibuat berdasarkan usaha rumahan, kawasan tersebut banyak dikenal sebagai sentral pemuatan dan penjualan Bakpia yang paling terkenal di daerah Yogyakarta sehingga banyak wisatawan yang datang berkunjung dan membeli produknya. Tingkat promosi dan posisi yang strategis dari kawasan wisata membuat Bakpia Pathuk tetap bertahan hingga saat ini.
Kemasan Bakpia Pathuk pun ditampilkan dengan kemasan baru dan merek dagang sesuai dengan nomor rumah seperti 75,55,25 dan lainnya. Dari sini kemudian diikuti dengan munculnya beragam inovasi bakpia yang berbeda yang kurang lebih ada sekitar 100 merk Bapkia dan yang paling terkenal di antaranya Bakpia 145, Bakpia 75, Bakpia 25, Bakpia Djava, Bakpia Kurnia Sari, Bakpia Kencana, Bakpia Merlino dan Bakpia Snack It Pia 100 (bisa ditemukan di berbagai supermarket terdekat). Bakpia Jogja sempat booming sekitar tahun 1992-sekarang dan telah berhasil menjadi ikon wisata kota Yogyakarta dalam hal pusat oleh-oleh khas kota Yogyakarta.

SEKILAS MENGENAI BAKPIA JOGJA

SEKILAS MENGENAI BAKPIA JOGJA

Bakpia Jogja merupakan salah satu makanan khas dari Jogja, yang sangat pas dijadikan sebagai oleh-oleh Jogja. Bagi yang belum tahu apa itu bakpia, akan kami jelaskan sekilas. Bakpia adalah makanan yang dibuat dari adonan kacang hijau, dicampur dengan gula, dibungkus dengan tepung, kemudian dipanggang di dalam oven. Bakpia Jogja termasuk yang cukup dikenal, khususnya yang dari daerah Pathok (Pathuk), Yogyakarta. Di beberapa daerah di Indonesia, makanan yang terasa legit ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.

Istilah bakpia sendiri berasal dari dialek Hokkian (Hanzi: ??), yang secara harfiah berarti roti berisikan daging, yaitu dari kata 'bak' yang berarti daging, dan 'pia' yang berarti kue. Namun kini isi bakpia dapat dibuat sesuai permintaan konsumen, misalnya cokelat, keju, kumbu hijau, atau kumbu hitam.


Di desa Pathok, dulunya penduduk tidak mengenal istilah merek, sehingga bakpia yang dijual hingga saat ini berlabel nomor rumah produsen. Bagi yang jeli, masing-masing bakpia memiliki rasa yang berbeda. Bila Anda merindukan makanan khas bakpia jogja, pesan saja kepada kami. Bakpia jogja yang kami sediakan adalah bakpia bermutu dengan cita rasa khas bikinan produsen makanan khas di Jogja / Yogyakarta.

Asal-Usul dan Sejarah Bakpia Hingga Menjadi Ikon Oleh-Oleh Khas Yogyakarta

Asal-Usul dan Sejarah Bakpia Hingga Menjadi Ikon Oleh-Oleh Khas Yogyakarta


Bakpia Kota Siapa yang tidak mengenal salah satu makanan yang menjadi ciri khas oleh-oleh kota Jogja ini? Ya, Bakpia. Makanan ini terbuat dari tepung terigu yang dipanggang dengan isian berupa kacang hijau tumbuk yang dicampur gula. Salah satu jenis bakpia yang terkenal di Jogja adalah Bakpia Pathuk/Pathok. Bakpia sendiri berasal dari dialek Hokkian dengan nama asli Tou Luk Pia yang secara harfiah berarti kue atau roti yang berisikan daging. DI Indonesia sendiri, makanan ini dikenal dengan nama pia atau kue pia.
Kota Bakpia diadopsi dari makanan khas Cina jika melihat dari asal usul sejarahnya, namun seiring dengan perkembangannya jenis isian bakpia sendiri disesuaikan dengan budaya Indonesia seperti dengan menggantinya dengan kacang hijau. Dan kini, jenis isian Bakpia ada yang dikembangkan dengan beraneka macam rasa seperti keju, cokelat, kumbu hijau dan kumbu hitam.
Kota Pada zaman dahulu, penduduk Jogja yang mayoritasnya beragama Islam mengubah isian resep Bakpia yang merupakan daging babi menjadi kacang hijau, dan pada saat itu mereka belum mengenal istilah merek dagang sehingga produk-produk Bakpia yang dijual hingga saat ini banyak yang berlabel “nomor rumah produsen” seperti nomor 25, nomor 75, dan lain-lain. Itulah alasan mengapa nama-nama merek dagang Bakpia Pathuk ada yang bernama Bakpia Pathuk 25, Bakpia Pathuk 75 dan masih banyak lagi.


Kota Ternyata, bukan hanya warga Pathuk, Yogyakarta saja yang menjadi produsen bakpia. Sekitar tahun 70-an, ada seseorang yang bernama Nitigurnito yang berprofesi sebagai produsen bakpia dari daerah Tamansari, Yogyakarta. Ia membuat Bakpia yang berbeda dengan buatan warga Pathuk, Nitigurnito membuat Bakpia dengan lapisan kulit yang lebih tebal dan berwarna putih, serta bagian tengah yang kecoklatan karena hasil panggangan. Sedangkan Bakpia Pathuk memiliki tekstur yang renyah dengan kulit lebih tipis dan mudah rontok.

RESEP MEMBUAT KUE PIA BASAH ISI KACANG HIJAU

RESEP MEMBUAT KUE PIA BASAH ISI KACANG HIJAU


Bahan isi :
kacang hijau berkualitas baik 200 gr
vanili bubuk 1/2 sendok teh
garam halus 1/2 sendok teh
100 gr gula pasir
minyak goreng 3 sendok makan
Bahan kulit :
70 gr margarine
garam 1 sendok teh
gula pasir 100 gr
tepung terigu 400 gr
200 ml air hangat
1 sendok makan ragi instant
air untuk merebus secukupnya


Cara Membuat Kue Pia Basah :
a. membuat isi :
Rebus kacang hijau sampai matang dan empuk, angkat tiriskan
Setelah itu, haluskan kacang hijau dengan cara diulek secara manual
Masak kacang hijau diatas api sedang bersama minyak, gula pasir, vanili bubuk dan garam
Aduk hingga merata dan kering, sisihkan sejenak

b. membuat kulit :
Campurkan ragi instan dengan tepung terigu dan gula pasir
Tuang air hangat kedalam campuran tepung sambil diuleni dengan tangan
Masukkan margarine dan garam lalu uleni lagi sampai adonan kalis
Diamkan adonan selama 30 menit dalam wadah tertuup sampai mengembang
Ambil adonan secukupnya lalu isi dengan adonan kacang hijau secukupnya
Diamkan lagi adonan sampai mengembang selama 20 menit
Panggang dalam oven sampai adonan benar-benar matang lalu siap disajikan

Selamat mencoba Resep Membuat Kue Pia Basah yang enak dari kami, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.

Selamat mencoba para bunda :)

RESEP MEMBUAT BAKPIA BASAH

RESEP MEMBUAT BAKPIA BASAH

Salah satu kue Bakpia dari yogya yang cukup terkenal yaitu bakpia Pathok. Karena Bakpia ini berasal dari daerah pathok Yogyakarta Sehingga sering disebut Bakpia Pathok.

Untuk membuat kue bakpia kita perlu membuat kulit dan isinya. Bahan bahannya sederhana dan tidak terlalu banyak, pasti anda bisa dengan mudah membuat kue bakpia ini. Nah bunda bagaimana cara membuat Bakpia Pathok Paling Enak Tahan Lama dengan mudah dan dapat dipraktekkan sendiri mari kita simak resep bakpia pathok asli khas jogja berikut ini :

BAHAN YANG DIPERLUKAN :
Bahan kulit Bakpia :
125 gram tepung terigu rendah protein
65 gram tepung terigu tinggi protein
100 ml air
2 sdm gula pasir
1/2 sdm garam
200 ml minyak sayur
(untuk campuran adonan 50 ml dan untuk rendaman 150 ml)

Bahan Lapisan Bakpia :
65 gram tepung terigu rendah protein
25 ml minyak sayur
1/2 sdm margarine

Bahan Isian Bakpia Pathok :
100 gram kacang ijo/kacang hijau yang telah dikupas (rendam semalaman)
150 ml santan (dari 1/2 butir kelapa)
1/8 sdt garam
1 lembar daun pandan
25 gram gula pasir
50 gram gula merah atau gula jawa
1 sdm minyak


CARA MEMBUAT BAKPIA PATHOK KHAS JOGJAKARTA

Membuat Bahan Isian Bakpia : Kukus kacang ijo yang sudah ditiriskan, selama kurang lebih 20 menit sampai kacang mengembang, lalu angkat.

Masukan gula pasir, gula merah, garam, santan dan daun pandan, masak hingga mengental rata (kalis), tambahkan minyak sebelum api dimatikan. Aduk campuarn tersebut hingga mengental rata (kalis) dan licin. Angkat lalu tunggu sampai agak dingin lalu bentukla menjadi bola-bola kecil.

Membuat Bahan Lapisan Bakpia : aduk semua bahan lapisan hingga rata, lalu sisihkan.

Membuat Bahan Kulit Bakpia : panaskan air tidak sampai mendidih, masukan gula aduk sampai gula larut semua dan merata lalu angkat. campurkan terigu dan garam hingga rata, tuangakan air larutan gula sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga merata.

Tuangkan minyak sayur sambil diuleni hingga merata dan kalis.

Ambil adonan kira-kira 10 gram. Pipihkan adonan, lalu ambil sedikit adonan lapisan, ratakan diatas permukaan adonan sebelumnya hingga rata.

Lipat adonan dan rekatkan ujungnya membentuk bulatan.

Rendam adonan bulat ke dalam minyak yang tersisa selama kira-kira 15 menit.

Pipihkan adonan sampai agak tipis, lalu isi dengan adonan bahan isian, bentuk bulat pipih.

Panggang adonan yang sudah diisi kedalam oven dengan temperatur 200 derajat C smapai matang kira-kira 15-20 menit. Agar warna kuning merata di bagian atas bakpia anda bisa membolak-balik adonan. Sekiranya sudah sesuai keinginan angkat.